Posts Tagged With: Study Abroad

Sweden Halal Life #2 : Tips Masak di Dapur Sharing

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya di sini, tentang tips memasak. Nah lho kenapa ini penting? Ya, ini bisa saya katakan penting karena umumnya student di swedia bakal tinggal di koridor dengan dapur sharing. Jadi sistem housing di Swedia bisa dibilang bermacam-macam. Ada apartemen dan koridor. Kalau apartemen biasanya lebih besar, dapur pasti di dalam kamar, termasuk kamar mandi. Namun kalau koridor, umumnya dapur nya sharing untuk beberapa orang, bahkan beberapa ada yang kamar mandinya diluar. Kalau housing saya? Alhamdulillah, kamar mandinya di dalam, dengan luas kamar sekitar 20 meter hehe.

Karena dapur nya sharing sudah tentu apa yang paling berbahaya ? Yups, lagi-lagi makanan ._. . Maka aspek kebersihan, kerapatan menutup harus benar-benar diperhatikan di sini. Nah, ini beberapa tips nya. Continue reading

Categories: Halal Trip, Journey | Tags: , , , , | Leave a comment

Sweden Halal Life #1 : Tips Belanja di Lund

Tas yang dapet dari Lund University malah dipake buat belanja :)). Karena tak nyaman bawa laptop pakai tas tsb haha.

Ibnu Abbas berkata bahwa Sa’ad bin Abi Waqash berkata kepada Nabi Muhammad SAW, “ Ya Rasulullah, doakanlah aku agar menjadi orang yang dikabulkan doa-doanya oleh Allah”. Maka berkata Rasulullah pun bersabda, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak untuknya” (HR. At-Thabrani)

Tulisan ini pada akhirnya saya tulis berangkat dari kegelisahan di dalam diri pasca beberapa minggu kemarin mengikuti kajian Tafsir dari Syaikh Imam Ali di Islamic Center. Setiap hari sabtu ba’da ashar, hingga maghrib, beliau selalu membuka kajian tafsir. Kebetulan kemarin membahas Surat Hud ayat 71 – 83 yang mengisahkan tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Luth. Continue reading

Categories: Halal Trip, Uncategorized | Tags: , , , | Leave a comment

Master Journey (#MJ1) : Swedish Academic Atmosphere

PhotoGrid_1537474736423

Tanpa terasa, tepat tanggal 20 September 2018 kemarin, genap sudah satu bulan saya menjejakkan kaki di daratan Swedia. Banyak sekali rasanya yang ingin saya tuliskan di blog ini, mulai dari bagaimana kondisi “desa” Lund tempat saya studi ini, bagaimana kerennya sustainability di Swedia, kisah saya menjadi “pemulung” waste station, sampai tentang pengalaman bikin satu corridor terbangun gara-gara alarm kebakaran yang nyala gara-gara ulah saya pagi-pagi =)).

Tapi wait, saya rasa kembali pada niat awal di sini untuk studi, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, maka hal inilah yang akan saya tulis terlebih dahulu 🙂 Atmosfer akademik Swedia. Hmm, mulai dari mana yah, oke mulai dari hal-hal yang paling sederhana dulu 🙂

Continue reading

Categories: Master Journey | Tags: , , | 11 Comments

Epilog Scholarship Journey (12-end) : 12 Failures, Never Ending Persistence and Hope

Just because you fail, doesn’t mean the end of your struggle. Failures actually your next step to open more and more opportunities. Just because you fail, doesn’t mean giving up. It just because sometimes His answer is almost reached, but you stop your effort. Try, try, and always try to pursue your dream. Pray, pray, and always pray to Allah, because his plan is always unpredictable, unbelievable, and often happened in unexpected time. 

20 Agustus 2018, 13.30 – Copenhagen Airport, Arrival Gate

Aku termenung. Seakan tak percaya bahwa kaki ini terizinkan olehNya tuk menginjak bumi Eropa. Masih tak percaya di bangku Qatar Airways, mataku tak pernah lepas dari jendela. Jembatan yang menghubungkan Denmark – Swedia terlihat jelas dari pesawat. Mataku berkaca-kaca. Lisanku tak henti-hentinya mengucap syukur kepadaNya. 2 tahun perjuangan bukanlah waktu yang singkat, namun begitu cepat tak terasa.

Terkadang masih tak percaya, mengapa Allah justru memilih hamba yang berlumur dosa ini untuk berada di sini. Ada banyak mereka yang lebih layak, jauh lebih berprestasi, jauh lebih pandai, jauh dari sosok yang tak ada apa-apanya ini. Masih teringat beberapa rekan-rekan seperjuanganku beasiswa, yang nyatanya mereka benar-benar outstanding saat perkuliahan, namun beberapa justru kandas di tengah jalan. Hingga dari situlah aku semakin menyadari bahwa aku tak ada apa-apanya. Bukan karena perjuanganku barangkali aku berada di sini, sebab hanya karena rahmatNya dan doa-doa dari kedua orang tua, saudara, keluarga, juga bapak ibu guru dan dosen yang setiap kali bertemu, aku hanya ingin meminta doanya.

Continue reading

Categories: Scholarship Journey, Study Abroad | Tags: , , , , , , , , | 6 Comments

Blog at WordPress.com.