Posts Tagged With: Self Reminder

Yang Mudah itu Ilmu, Yang Susah itu Tawadhu’

“Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.” – Ibnu Mubarok

Lagi-lagi entah ingin curhat. Seolah ini menjadi pengingat sendiri. Beberapa hari ini karena suatu hal, saya menjadi terpikir tentang diri saya sendiri. Tentang apa-apa yang telah saya lakukan kepada guru-guru saya sebelumnya, tentang segala tindakan yang pernah saya lakukan terhadap para mursyid dan para ustadz yang telah berjasa membuat saya seperti ini. Continue reading

Categories: Islam | Tags: , | Leave a comment

Baik-Baik Saja

*Chatting sama Ummi*

U : Doakan nak, ini lagi perjalanan pulkam ke Mojokerto. Saudaramu di sana pada kangen  humor-humormu anak shaleh 🙂
A : Iya ma, aku kangen pulang T.T
U : Belajar dari sekarang pulang lama sayang. Biar kuat nanti kalau studi di LN. 

Bisakah kita membayangkan bagaimana ekspresi wajah dan perasaan ibunda kita saat menguatkan kita? Barangkali justru beliaulah yang terlebih dahulu menitikkan air mata. Tak sekali mereka menguatkan, walau barangkali mereka amat sangat rindu pada anak-anaknya. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: , | Leave a comment

Mengapa Khawatir?

“…… dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (Surah Hud, ayat 6).

Ada banyak kekhawatiran yang seringkali muncul dalam angan. Entah itu kekhawatiran yang sebenarnya atau malah hanya semu belaka. Entah yang benar benar akan terjadi atau bahkan yang nyaris tak mungkin terjadi.

Tentu saja hal itu manusiawi. Sebab bukankah kita hanya makhlukNya yang tak berdaya? Kita takkan bisa berbuat apa apa kecuali atas pertolonganNya. Namun justru seringkali kekhawatiran itu berujung pada melupakanNya. Continue reading

Categories: Renungan | Tags: | Leave a comment

Cara Allah Merindu Kita

Pada setiap persimpangan jalan kehidupan, akan senantiasa ada rindu yang menyeruak. Kepada saudara, teman, keluarga, bahkan Sang Pencipta. Dan kita punya banyak cara untuk mengekspresikannya. Dari senyum bahagia hingga linangan air mata. Anggap saja, manusia punya seribu cara, lalu bagaimana dengan Dia?

Pernahkah kita membayangkan bahwa sesungguhnya Allah SWT jauh lebih merindukan kita? Bahkan terhadap manusia yang berlumur dosa pun, Allah SWT dengan segala rahmat dan kasih sayangnya masih menunjukkan rasa rindunya. Continue reading

Categories: Renungan | Tags: , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.