Posts Tagged With: Marriage

Bagaimana cara memutus siklus Anak Nakal ?(Catatan seorang saudara)

dellaaminduniakuintrovertwicaksono777:

Saat ngopi bareng mas Dodik Mariyanto di teras belakang rumah, iseng-iseng saya buka obrolan dengan satu kalimat tanya:

“Mengapa anak baik biasanya semakin baik, dan anak nakal biasanya semakin nakal ya mas?”

Mas Dodik Mariyanto mengambil kertas dan spidol, kemudian membuat beberapa lingkaran-lingkaran.

“Wah suka banget, bakalan jadi obrolan berbobot nih”, pikir saya ketika melihat kertas dan spidol di tangan mas Dodik. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: , | Leave a comment

Pernikahan: Menyatukan Kepingan Keluarga, Bukan Sekedar Kepingan Hati

Ini bukan tentang bertautnya dua hati. Terlalu sempit jika kita mengartikan pernikahan dengan “hanya dua hati”. Pun demikian jika diartikan sebagai kebersamaan. Bukan kebersamaan antara lelaki dan perempuan saja. Jika kelak menghasilkan keturunan, bukan juga sebagai keturunan “keduanya” saja. Bahkan jikalau bertikai atau bercerai sekalipun bukanlah bermakna keterpisahan dua manusia saja.

Menikahkan seseorang sama maknanya menikahkan satu keluarga. Entah beberapa kali saya memikirkan tentang hal ini. Mencoba terus mempelajari. Buka referensi sana sini, mengikuti kajian, dan tentu berdiskusi dengan ayah *my best partner for discussing everything*. Hingga akhirnya merujuk ke sebuah kesimpulan bahwa memang nasab seseorang memang bukan yang paling penting, tapi tidak kalah penting. Ibaratnya internal dan eksterenal. Internal adalah personality dari lelaki atau perempuan itu sendiri. Eksternal adalah siapa lagi kalau bukan dari keluarganya dulu, barulah teman-teman bergaul dan terdekatnya. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Keluarga Adalah Rumah, Bukan Tempat Singgah

Di awal abad ke-21 ini entah mengapa pendidikan karakter senantiasa digaung-gaungkan. Ada asap tentu ada api, pun demikian ada sesuatu pasti ada sebab. Hal itu didasari oleh barangkali kebobrokan akhlaq, perilaku, dan kondisi generasi muda saat ini. Adalah tingkah laku anak – anak yang saat ini banyak ditemui berubah dari zaman dahulu. Mulai dari dewasa sebelum waktunya, berkata kotor, serta kenakalan-kenakalan yang lainnya. Sekeras apapun pemerintah mengubah sistem pendidikan dari tahun ke tahun, namun jika esensi utama pendidikan di dunia ini dilupakan, maka masalah tidak terselesaikan. Ya, esensi pendidikan tentu diperoleh dari satu kata : KELUARGA. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: , | Leave a comment

Dimensi Sosial dalam Pernikahan

Salah satu bab yang dituliskan oleh Ustadz. Salim A. Fillah dalam buku beliau, Bahagianya Merayakan Cinta, adalah aspek hubungan baik dengan tetangga. Ya, benar, pernikahan tak semata bicara tentang hubungan antara suami istri, ayah – ibu anak, keluarga si pria dan si wanita. Tapi jauh lebih luas dari itu bahwasanya Islam mengatur aspek hubungan dengan tetangga.

Aspek inilah yang barangkali seringkali luput dan kita lupakan. Membangun hubungan baik dengan tetangga pun tak kalah penting. Bayangkan se-rukun apapun kehidupan rumah tangga kita, sebaik apapun hubungan kita dengan keluarga, seraket apapun kita dengan mertua, namun ketika kita tidak bisa memuliakan atau memiliki hubungan buruk dengan tetangga saja, maka siapa sih yang merasa nyaman? Tentu saja itu sudah mengganggu kenyamanan kita di rumah sendiri. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.