Posts Tagged With: Love

Membersamai Orang Baik

Kebersamaan itu sangat dianjurkan. Bahkan tertuliskan dalam sabdaNya, bahwa akan ada balasan yang berlipat bagi mereka yang melakukan kebaikan secara bersama. Tentu saja akan lebih baik jika dapat dilakukan secara istiqomah atau berkelanjutan.

Dari kolaborasi itulah itulah, tak jarang perasaan ingin membersamainya perlahan akan terus tumbuh. Seakan menjadi candu tersendiri bahwa berbuat kebaikan bersamanya akan selalu terasa nikmat, ada perasaan perasaan yang tidak dapat di definisikan.

Membersamai orang baik, entah mengapa terlihat seperti nikmat. Ada banyak kebaikan – kebaikan yang nantinya menular pada diri kita. Atau bisa saja kita menularkan kebaikan pada diri kita ke yang lainnya.

Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Surya + Mentari : Matahari :)

Siluet sinar kemerahan mulai menampakkan cahayanya di ufuk barat. Sore itu, hari minggu. Sepasang suami istri menikmati senja di taman depan rumahnya sambil bercengkerama. Di temani teh manis hangat serta aneka jajanan sederhana, mereka bermesra.

“Sayang, tahukah kamu cerita tentang Surya, Mentari, dan Matahari?”, tanya lelaki tersebut. Perempuan itu menjawab, “Belum tahu sayang. Kamu mau menceritakannya untukku?”tanya perempuan itu.

Lelaki tersebut mulai bercerita tentang cerita tersebut. Surya, Mentari dan Matahari, barangkali selama ini kita menganggapnya suatu benda yang sama. Namun tahukah bahwa sesungguhnya ada perbedaan di antara mereka? Continue reading

Categories: Cerita | Tags: | Leave a comment

Keyakinan Yang Sama

Kita semacam sedang sama-sama berjuang dengan jalan yang berbeda. Kamu memilih jalan ke sana. Aku memilih jalan ke sini. Dengan jalan yang berbeda rasanya mustahil kita akan bertemu suatu saat nanti.

Kita memang sama-sama berjuang dengan passion masing-masing. Kamu memilih di sana dengan lingkungan sekitarmu. Aku memilih di sini dengan lingkungan terdekatku. Lagi-lagi kita berbeda. Ya, mungkin kita akan bertemu suatu hari nanti kalau kita menyamakan passion. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Tentang Menunggu

Ada fase di kala manusia harus menunggu. Sekeras apapun perjuangan yang telah dilakukan, pada akhirnya ia harus tetap menunggu akan hasil dari segala perjuangan. Lantas apakah kita akan berdiam diri? Ataukah hanya menanti tanpa aktivitas yang berarti?

Manusia boleh memilih. Ia boleh saja berhenti untuk melesat lebih jauh lagi. Tapi jika mungkin, mengapa harus berdiam diri? Bukankah sebaik-baik tempat perhentian hanyalah di surgaNya? Sebab Allah telah mengatur bahwa ada kalanya manusia mutlak menunggu, tanpa pernah mampu mengelak dari pemberhentian dariNya yang mutlak. Continue reading

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.