Euro Trip Day 2 – Paris: Garis Imaji Menuju Tanah Suci

Di tengah-tengah antrian untuk berfoto di depan Arc de Triomphe, sontak tiba-tiba ingatanku melayang ke sebuah novel yang kubaca di tahun 2011. “99 Cahaya di Langit Eropa” karya Mbak Hanum Salsabila Rais, yang kali pertama membacanya saat itu membuatku penasaran. Benarkah bahwa bangunan ini tepat menghadap kiblat? Sembari menunggu berfoto di depannya, iseng-iseng aku membuka Google QiblaFinder di hp ku. Aku berputar mengikuti arah kompas dari semula menghadap ke Arc de Triomphe, 180 derajat ke belakang hingga pandanganku menuju Champ Elyess, salah satu poros jalan utama di Paris. Dan aku pun bertasbih. Bahwa benar, sekalipun menyimpang sedikit, sekitar 5 derajat, bangunan iniΒ  menghadap ke Makkah. Kembali aku ingin memastikan sendiri. Percakapan Hanum dan dan Marion dalam buku 99 Cahaya di Langit Eropa seakan muncul kembali dalam ingatan. Axe Historique, garis imajiner yang katanya membelah Paris, kuamati pelan-pelan di aplikasi google maps-ku. Kulihat pelan-pelan, dan kembali lisan ini bertasbih. Di depanku tepat ada jalanan Champ Elyess, kemudian ketika ditarik garis lurus kembali ke arah Makkah, maka ia akan melewati Monumen Obelisk, Museum Louvre, hingga Arc de Triomphe de Carrousel. Masih terkesiap, kuberbalik kembali ke Arc de Triomphe. Di atasnya tampak patung kereta kuda Yunani Kuno, yang ditarik 4 ekor kuda dan diapit dua perempuan bersayap, kesemuanya menghadap ke arah kiblat.

Continue reading

Categories: Europe | Tags: , , | 2 Comments

Euro Trip Day 1 – Running Trip in Brussels

dscf4666

Atomium – Brussels Iconic Object

Copenhagen Airport, Drama Pertama

“Jam setengah 7 di stasiun ya?” – “Oke”

“Faiz sama Izzan duluan ya”. – “Kalian udah di mana?”

“Pesawat boarding jam 9, 08.30 udah tutup pintunya”

“Lah buset gate nya gate F, jauh banget, emang pesawat murah”

“Lari boss larii… telat ini….”

Continue reading

Categories: Europe, Travelling | Tags: , , | 5 Comments

Master Journey #4: Implementasi Tawazun pada Budaya Swedia : Lagom

IMG_20181015_162328

Banyak hal-hal yang islami berada di negeri yang tidak bersetempel islam tetapi banyak yang hal-hal tidak islami pada negara yang bersetempel islam. Saya pernah ke eropa dan disana tidak memakai setempel islam tapi punya bagian-bagian yang bagus seperti tepat janji.Β  – KH. Hasyim Muzadi, dalam salah satu ceramahnya, “Menjadi Negara Bangsa”

Petikan ceramah beliau yang akhirnya saya amini semenjak merasakan atmosfer di Eropa. Yak, tanpa terasa sudah tiga bulan saya berada di negara nordic ini. Ada banyak sekali hal-hal positif yang dapat saya pelajari di negara ini, selain keilmuan tentu saja bagaimana berinteraksi serta membangun jaringan dengan teman-teman dari berbagai negara di kelas saya. Continue reading

Categories: Journey, Master Journey | 3 Comments

Master Journey #3: Pengalaman Apply Housing di Swedia: Terima Kasih Waste Station!

Tanpa terasa, sudah tiga bulan saya menempuh pendidikan di Swedia ini. Ceritanya, lagi pengen nostalgia jaman-jaman perjuangan dapat housing. Saya termasuk beruntung mendapat housing yang bisa dibilang mungkin termurah dibandingkan teman-teman di Lund, dengan kamar yang cukup luas (20++ meter persegi), kamar mandi dalam, dan sharing dapur. Walaupun tanpa perabotan tapi nggak masalah, karena ada…Β Waste Station :)).Β Mungkin teman-teman bertanya-tanya sebenarnya itu apa sih waste station, yak, jadi izinkan saya bercerita dari awal dahulu saat mulai mencari housing :)). Continue reading

Categories: Master Journey | Tags: , | 3 Comments

Blog at WordPress.com.