Renungan

Cara Allah Merindu Kita

Pada setiap persimpangan jalan kehidupan, akan senantiasa ada rindu yang menyeruak. Kepada saudara, teman, keluarga, bahkan Sang Pencipta. Dan kita punya banyak cara untuk mengekspresikannya. Dari senyum bahagia hingga linangan air mata. Anggap saja, manusia punya seribu cara, lalu bagaimana dengan Dia?

Pernahkah kita membayangkan bahwa sesungguhnya Allah SWT jauh lebih merindukan kita? Bahkan terhadap manusia yang berlumur dosa pun, Allah SWT dengan segala rahmat dan kasih sayangnya masih menunjukkan rasa rindunya. Continue reading

Categories: Renungan | Tags: , | Leave a comment

Kegagalan : Sebuah Jawaban

Pernahkah kita merasa gagal dalam sebuah proses perjuangan? Tentu saja sebagai manusia kita pernah mengalaminya. Ada yang sudah mencurahkan seluruh energinya untuk menggapai mimpinya. Namun ternyata Allah berkehendak untuk gagal. Ada pula yang terlihat biasa-biasa saja, tanpa perjuangan yang panjang, lantas justru ia raih keberhasilan.

Manusia seringkali justru jatuh dalam fase ini. Ia sulit untuk bangkit. Lantas, ia menyerah. Meninggalkan tujuan yang terkadang sebenarnya tinggal sejengkal saja untuk mewujdkannya. Ia berpikir bahwa semua akan kembali dari awal lagi. Padahal sebenarnya tidak begitu. Justru dari kegagalan lah ia mendapatkan banyak pelajaran. Seolah walau nampaknya mulai dari 0 lagi, padahal nyatanya ia telah memiliki bekal perjalanan yang berharga.  Continue reading

Categories: Renungan | Tags: | Leave a comment

Melepaskan

P : (missed call)

F : (lagi lembur, ga liat hp)

F : (19.30, nyampe kos, buka hp. Trus chat) Ada apa pa, miscol ? Maaf tadi masih lembur.

M : Nggak apa apa le. Kangen aja. Ini adik sedang nggak di rumah. Rumah jadi sepi.

F : (*mewek, mendadak homesick)

Saya menyadari bahwa suatu saat akan tiba dalam fase ini. Tentu saja setiap manusia akan mengalami. Fase di mana kita mulai melepaskan diri dari ketergantungan terhadap orang tua. Fase di mana justru barangkali di sinilah pengorbanan orang tua yang paling besar. Mengorbankan rasa rindu, rasa ingin dibersamai, bahkan dirawat di masa tuanya. Continue reading

Categories: Renungan | Tags: | Leave a comment

Konsekuensi

Setiap manusia diberi kesempatan olehNya untuk memilih. Sudah tentu setiap pilihan ada konsekuensinya. Ada yang berat, ada yang ringan, ada yang barangkali tak ada sama sekali, walau nyaris tak mungkin.

Terkadang kita memilih yang ringan, namun ternyata jauh lebih berat dari yang kita bayangkan. Atau yang berat, bersengaja agar dapat mencari tantangan. Namun yang ada ternyata jauh dari apa yang telah diekspektasikan.

Continue reading

Categories: Renungan | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.