Islam

Belajar Mencintai Ilmu dari Para Ulama

”Alangkah indahnya ilmu. Jauh lebih indah daripada emas dan perak, lebih indah daripada wanita cantik, serta lebih indah daripada kekuasaan.” – 

Asy-Syaikh Muqbil

Penakluk Gunung, Pengelana Samudera

Adalah ilmu, yang mampu mengalahkan ribuan kilometer jarak yang harus ditempuh. Sebab itulah dalam sejarah tercatat kata-kata manis Imam Ahmad. Manakala ditanya oleh seorang sahabatnya,”Duhai sahabatku, andai kau disuruh memilih, antara berguru kepada seorang ulama yang memiliki banyak ilmu, atau kau melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain tuk bertemu banyak ulama walau mereka barangkali sedikit ilmunya?” Maka dengan mantap Imam Ahmad menjawab, “Aku memilih yang kedua. Mencatat sedikit demi sedikit ilmu walau harus berkelana ke seluruh negara”. Continue reading

Categories: Islam | Tags: | Leave a comment

Cinta dan Kesabaran Dzun Nurain

fatihfatah:

Beliau memiliki garis keturunan yang bertemu dengan Rasulullah SAW di kakek keempat, Abdu Manaf, sebagaimana ia bertemu dengan garis keturunan dari pihak ibu Rasulullah di kakek keempat ini. Ibunya adalah Arwi binti Kuraiz. Adapun ibu Arwi adalah Al – Baidha binti Abdul Muthalib, Bibi dari Rasulullah SAW.

Diriwayatkan oelh Ibnu Asakir bahwa wajahnya tampan dan putih kemerahan, postur tubuhnya tidak tinggi dan tidak pendek, jenggotnya tebal, tulang sendinya besar, pundaknya lebar, gempal betisnya, tangannya panjang dan penuh bulu. Rambutnya ikal, gigi depannya indah, rambut kepala menutupi telinga. Abdul Rahman ibn Hazm pun berkata “Saya tidak pernah melihat seorang manusia yg memiliki keindahan wajah seelok Utsman”. Continue reading

Categories: Islam | Tags: | Leave a comment

Tulisan Ramadhan #30: Kemenangan yang Sesungguhnya

Tulisan ini adalah tulisan ke 30/30 pada Ramadhan sekaligus menjadi tulisan penutup saya di Bulan Ramadhan ini. Terima kasih kepada para pembaca sekalian yang telah membaca, terima kasih pula yang telah membagikan. Semoga kebermanfaatan ini dapat berlanjut juga pasca Ramadhan. Tulisan-tulisan saya yang sebelumnya terkait bulan Ramadhan bisa diakses di sini.

 “Laisal ‘iid, liman labisal jadiid. Balil ‘iid, liman tho’atuhu waziid.” Tidak disebut hari raya orang yang berpakaian baru. Tapi yang disebut hari raya adalah ketaatannya kepada Allah bertambah

“Laisal ‘iid, liman rokibal jadiid. Balil ‘iid, liman ghofaro dlunuub.” Tidak disebut hari raya orang yang berkendaraan baru. Tapi yang disebut hari raya adalah dosa-dosanya diampuni oleh Allah.

Continue reading

Categories: Islam | Tags: , | Leave a comment

Tulisan Ramadhan #29: Senyum yang Dinantikan

 Tulisan ini adalah tulisan ke 29/30 pada Ramadhan. Semoga mampu meningkatkan produktivitas dan menjadi amal kebaikan di Bulan Ramadhan. Silahkan di share jika bermanfaat, karena kebaikan akan terasa kebermanfaatannya jika dibagikan

Ada banyak wajah-wajah yang bermuram durja ketika ramadhan. Wajah saudara-saudara kita sendiri. Wajah yang sebenarnya telah lelah menjalani kerasnya kehidupan. Wajah yang setiap hari seringkali terpanggang sinar matahari. Wajah yang seharusnya mereka tidak berada di tempat yang bertabur kekerasan, tindakan amoral, atau tindakan buruk lainnya. Continue reading

Categories: Islam | Tags: , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.