Islam

Nasihat Untuk yang Mencari

Orang yang mesra hubungannya dengan Allah. Karena jika dengan Tuhannya saja tidak mesra, bagaimana dia akan baik hubungannya kelak dengan pasangan?

Orang yang hormat dan patuh kepada orang tuanya, karena dengan begitu dia akan tahu cara menempatkan diri

Orang yang baik terhadap teman sebayanya, karena baik tidaknya saat bersama temannya akan menjadi cerminan baik tidaknya dengan kawan hidupnya kelak

Orang yang baik terhadap adik atau yang usianya ada di bawah dia. Itu sebagai cerminan dia

Sumber: Ust Salim A. Fillah

Categories: Islam, Tulisan | Tags: , | Leave a comment

Aksi Bela Quran : Cinta yang Sama, Jalan yang Beda #411

4 November 2016

Hari itu seolah menjadi sejarah bagi gerakan umat islam di Indonesia. Hari di mana berkumpulnya umat islam di seluruh pelosok nusantara di satu titik, Jakarta. Hari di mana beberapa orang yang tak memungkinkan berangkat menggelar aksi di kotanya masing-masing. Hari di mana Al-Quran diperjuangkan dengan turun ke jalan.

Saya percaya mereka memiliki kecintaan yang sama. Kecintaan kepada Allah dan Rasulnya. Kecintaan pada Al-Quran sebagai wahyu dariNya. Tapi cinta terlalu sempit jika diartikan dalam satu kata. Makna cinta adalah luas. Cinta bisa berupa rahmat, seperti Allah yang memberikan nafas bagi seluruh makhluknya. Cinta juga bisa berupa ampunan, sebagaimana Allah berikan ampunan kepada kaum Kaum Kafir Quraisy. Cinta bisa berupa ujian, sebagaimana yang Allah berikan kepada Nabi dan RasulNya. Cinta bisa peringatan, apapun bentuknya bahkan musibah jika dipandang manusia telah keterlaluan. Bahkan cinta bisa berupa kematian, ketika Allah telah merindu bertemu hamba-hambaNya. Continue reading

Categories: Islam | Tags: | Leave a comment

Hukuman yang Tidak Terasa

(Diterjemahkan dari Taushiyah Syaikh Abdullah Al-‘Aidan di Masjidil Haram pada 22 Rajab 1437)

Seorang murid mengadu kepada gurunya:

“Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita”

Sang Guru menjawab dengan tenang:
“Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa”_. Continue reading

Categories: Islam, Renungan | Tags: , | Leave a comment

Hijrah dan Cinta Rasulullah pada Makkah

“Wahai Allah, jadikan kami mencintai Madinah, seperti kami mencintai Makkah atau lebih dari mencintai Makkah.” ( HR. Bukhari )

Adalah air mata Rasulullah yang mengiringi doa tersebut. Beliau mencintai Makkah. Terlahir di Makkah dan menghabiskan masa kecil di Makkah serta melewati masa remajanya dengan berdagang di Makkah, maka pantaslah ketika doa tersebut keluar dari lisan Rasulullah.

Dalam perjalanannya beliau sempat singgah ke Gua Tsur. Terletak di selatan Kota Makkah. Sedangkan Madinah justru terletak di utara Makkah. Dan langkah ini diambil untuk mengelabui kaum Kafir Quraisy yang pada waktu itu mencoba mengejar untuk membuhunya. Selepas 3 hari di Gua Tsur, manakala beliau akan berangkat, beliau kembali menatap Makkah dari kejauhan. Dengan berlinang air mata, beliau bersabda, Continue reading

Categories: Islam | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.