IELTS

Tips & Trik Belajar IELTS (5): Writing

Tulisan ini sekaligus menjadi bagian terakhir alias menuntaskan tips trik belajar IELTS. Setelah sebelumnya saya bahas di bagian pertama tentang material preparation, kemudian bagian kedua mengenai listening, bagian ketiga tentang reading, lalu di bagian keempat mengenai speaking. Sengaja yang susah saya taruh di akhir :p .

Continue reading

Categories: IELTS, Study Abroad | Tags: | Leave a comment

Tips & Trik Belajar IELTS (4): Speaking

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang belajar IELTS tentang reading di sini, kemudian juga tentang listening, serta preparing material, maka kali ini mulai memasuki bagian-bagian yang sedikit kurang familiar barangkali dibandingkan tes-tes bahasa inggris lainnya. Ya, dua hal yang menjadi pembeda dalam IELTS adalah adanya Writing dan Speaking. Saya mulai dari yang lebih mudah dulu ya (menurut saya) yaitu speaking. Continue reading

Categories: IELTS, Study Abroad | Tags: | Leave a comment

Tips & Trik Belajar IELTS (3) : Reading

Jumpa lagi dengan saya netijen tumblr, semoga ga bosan yah wkwk. Setelah sebelumnya saya membahas soal material ielts di sini, serta tips listening di sini, maka selanjutnya saya ingin membahas mengenai Reading di IELTS. Section yang membuat mata harus terbelalak karena bacaan panjang, otak harus kerja keras buat nyari jawaban, dan hati harus tenang karena waktunya singkat #apasih. Oke langsung aja saya jelasin dulu sekilas. Continue reading

Categories: IELTS | Tags: | Leave a comment

Tips & Trik Belajar IELTS (2) : Listening

Melanjutkan tulisan saya kemarin tentang material IELTS di sini, maka kali ini saya ingin membahas tentang section yang relatif umum dalam tes bahasa Inggris, yaitu Listening. Pada tulisan ini saya menjadi ke dalam tiga bagian. Pertama sedikit pengenalan mengenai listening di IELTS, kedua skill yang harus kamu miliki, ketiga adalah tips dan trik untuk belajar dan mengerjakan.

Oh ya sebelumya, satu skill general yang menurut saya harus dilatih adalah Paraphrase. Gampangannya adalah jangan sampai di IELTS baik ketika writing kamu melakukan berkali-kali repetisi. Pun juga ketika reading, pasti yang dilihat adalah kemampuan kita memilih parafrase yang tepat dari bacaan ke soal. Paraphrase itu simpelnya mengubah bentuk kalimat bisa dengan dari aktif ke pasif, dengan sinonim, dst. Contoh simpel nya seperti ini : Saya makan Nasi —> Nasi dimakan saya. (Ini contoh paling sederhana parafrase, dan tentu saja untuk mendapat skor tinggi tidak cukup dengan mengubah bentuk kalimat.

Continue reading

Categories: IELTS | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.