Tips & Trik Belajar IELTS (2) : Listening

Melanjutkan tulisan saya kemarin tentang material IELTS di sini, maka kali ini saya ingin membahas tentang section yang relatif umum dalam tes bahasa Inggris, yaitu Listening. Pada tulisan ini saya menjadi ke dalam tiga bagian. Pertama sedikit pengenalan mengenai listening di IELTS, kedua skill yang harus kamu miliki, ketiga adalah tips dan trik untuk belajar dan mengerjakan.

Oh ya sebelumya, satu skill general yang menurut saya harus dilatih adalah Paraphrase. Gampangannya adalah jangan sampai di IELTS baik ketika writing kamu melakukan berkali-kali repetisi. Pun juga ketika reading, pasti yang dilihat adalah kemampuan kita memilih parafrase yang tepat dari bacaan ke soal. Paraphrase itu simpelnya mengubah bentuk kalimat bisa dengan dari aktif ke pasif, dengan sinonim, dst. Contoh simpel nya seperti ini : Saya makan Nasi —> Nasi dimakan saya. (Ini contoh paling sederhana parafrase, dan tentu saja untuk mendapat skor tinggi tidak cukup dengan mengubah bentuk kalimat.

Overview Listening

Dulu saat pertama kali mencoba free IELTS simulation di Surabaya, saya benar-benar kaget. Karena ternyata listening IELTS jauh berbeda dengan toefl. Pertama aksen british yang cukup kental, kedua dari kecepatan berbicara native nya ==”. Listening IELTS sendiri terbagi menjadi 4 section, masing-masingnya sebanyak 10 soal. Semakin ke belakang nomor soalnya, semakin susah. Oh ya, untuk sesi listening ini, para peserta tes diberi waktu 10 menit pasca listening selesai untuk menyalin jawaban ke lembar jawaban. Jadi soalnya boleh dicorat-coret dulu.

Keempat bagian itu antara lain sebagai berikut :

  • Section 1 : Conversation. Tipe soalnya isian, bisa satu kata, dua kata, bahkan 3 kata. Topik masih general atau keseharian
  • Section 2 : Monolog. Tipe soal biasanya isian, bisa satu kata, dua kata, bahkan 3 kata. Topik masih general atau keseharian
  • Section 3 : Conversation. Tipe soal bisa isian dan pilihan ganda. Topik sudah mulai spesifik ke akademik, (bisa tentang sains, dst)
  • Section 4 : Monolog. Tipe soal biasanya full pilihan ganda kesemuanya. Topik spesifik ke akademik (sains, dst).

Important Skill

Terdapat beberapa skill yang harus kamu kuasai untuk listening ini. Listening di IELTS dibutuhkan ketelitian yang tinggi karena seringkali soal mengecoh. Salah satu huruf dalam penulisan, bisa salah jawaban. Beberapa skill yang harus kamu kuasai adalah:

  1. Spelling. 100% soal-soal IELTS selalu ada spelling. Yang sering salah biasanya vokal A, I, dan E. Soalnya pengucapannya kalau A berarti “ei”, kalau I berarti “ai”, dan kalau E berarti “I”. nah ini yang seringkali kebolak balik. Jadi pastikan otakmu sudah terlatih. Demikian pula dengan G yang diucapkan “ji” dan J yang dicupakan “Jey”. Pun kadang “M” dan “N” terbolak-balik. Juga “B” dan “D” kadang juga terlihat samar-samar terdengar sama. Biasanya akan sedikit susah ditebak karena yang dieja bisa nama orang, nama jalanan, nama tempat, dst. Juga pastikan masuk akal, misal kata “I” dan “eye” pengucapannya sama, namun jelas penggunaan dalam kalimat berbeda (subject dan noun).
  2. Pengucapan Angka. Ada beberapa angka yang terdengar sama jika diucapkan. Yaitu angka-angka ini : { 3 (three) | 13 (thirteen) | 30 (thirty) | 33 (thirty three) } ; { 5 (five) | 15 (fifteen) | 50 (fifty) | 55 (fifty five) } ; { 6 (six) | 16 (sixteen) | 60 (sixty) | 66 (sixty six) } .                                        Dan seterusnya. Juga termasuk pengucapan angka tahun 1999 bisa diucapkan one thousand nine hundred and ninety nine atau yang sering kali miss spell : nineteen ninety nineTanggal, bulan, dan tahun. Nah ini perhatikan juga. Harus mengerti beda antara A.M dan P.M. Juga tentang tanggal, waktu, dan jam.
  3. Termasuk keterangan waktu (always, never, dst), Feeling (emosi si pengucap, kadang juga bisa membantu menebak), Rentetan peristiwa, dan lainnya.

Tips dan Trik

  1. Perhatikan perintah soal. Ini yang seringkali kalau dag dig dug terlupa. Di setiap section selalu ada perintah untuk mengisi satu, dua, atau tiga kata. Jika perintahnya “no more than 2 words”, berarti maksimal 2 kata, jangan sekali-sekali lebih. Pun demikian jika perintahnya “one word” maka cukup isi dengan satu kata saja di jawabannya. Seringkali test takers terjebak di perintah ini, dan akibatnya cukup fatal. Jadi, kalau perlu highlight itu perintah soalnya.
  2. Selalu garisbawahi keywords di soal. Kata-kata itu yang sekiranya menjadi kunci akan jawaban yang diputar. Hal ini sangat membantu. Terlebih di soal pilihan ganda yang membutuhkan ketelitian dan kecermatan, karena sekalinya terlewat, bisa berabe tuh hehe.
  3. Banyak yang merekomendasikan juga menonton TED Talk. Ini juga cukup efektif karena di sana selain ada transcriptnya, aksen dan pronounciation para native di sana cukup jelas. Sekaligus bisa nambah pengetahuan lho guys.
  4. Saat mengerjakan, selalu highlight keyword dari tiap soal. IELTS memiliki jeda antar section-nya jadi, sebelum si native bicara tentang bacaan selanjutnya “kadang masih ada going to the next page, dst” kamu punya waktu sepersekian detik untuk melihat soalnya. Intinya, Sempatkan membaca semua soal tiap section, pada jeda bicara si – native di akhir section sebelumnya. 
  5. Check Grammar dan Jenis Kalimat. Ini membantumu untuk melakukan self correction. Jangan denger terus habis itu asal tulis sesuai yang didengar tanpa kamu lihat struktur kalimat yang diminta. Kadang yang didengar plural, eh di soal ternyata yang diminta singular. hanya karena miss huruf “s”, jawabanmu udah salah.
  6. Untuk latihan yang menurut saya paling efektif yang sudah saya terapkan sendiri, bahkan bisa membantu skill speaking saya, adalah:

“Dengan memutar record listening, lalu kita membaca transcript nya dengan suara nyaring, mengikuti si native yang kita dengar”.

Secara tidak langsung selain kemampuan listening kita terlatih, karena kita benar-benar tahu bagaimana si native mengucapkan kosa kata, juga meningkatkan pronunciation kita dalam pengucapan kata-kata.

Oke, cukup sekian tips receh dari saya. Untuk reading, writing, dan speaking, akan saya lanjutkan di tulisan saya selanjutnya. Silahkan di reblog atau disebar ke teman-temanmu. Semoga bermanfaat 🙂

Categories: IELTS | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: