Tanggung Jawab

Seringkali justru kita takut untuk melakukannya. Ada yang merasa tak mampu, takut, atau alasan lainnya. Padahal kita tentu tak mampu berlepas darinya.

Bahwa kesempatan kita hidup itu sendiri sudah merupakan tanggung jawab. Teruslah bertanya dalam diri, sudah sejauh apa kita melaksanakannya. Teruslah memperbaiki sejauh apa kita mampu lebih baik. Karena sempurna sampai kapanpun kita kejar takkan pernah kita meraihnya. Kita hanya mampu mendekatinya.

Takut ? itu wajar, tapi janganlah berlebih. Seperti kita tak pernah takut akan kehidupan yang menjadi tanggung jawab kita. Berani? Boleh tapi lagi-lagi jangan berlebih. Seolah segala sesuatu tak ada batasnya, padahal kita adalah makhluk terbatas.

Maka pilihannya sekarang ada dua. Menyeleseikan atau Mencukupkan. Keduanya tidak salah. Tapi barangkali menyeleseikan adalah jalan terbaik sebelum beralih ke yang lain. Bukankah Allah memerintahkan tuk menyeleseikan sebuah urusan terlebih dahulu ? Lantas kau boleh berpindah. Apapun hasilnya. Tuntaskan, ikhlaskan.

Kini, kita sedang berada dalam tanggung jawab masing-masing. Nikmatilah dan berusahalah. Sekuat yang kau mampu. Setinggi yang kau mau. Percayalah bahwa akan ada waktunya tanggung jawabmu terambil. Seperti aku yang percaya bahwa aku yang akan mengambilnya, atas izinNya.

Categories: Tulisan | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: