Belajar dari Pembelajar : Memaknai Pertarungan

tumblr_inline_p008pb97ok1qe5sxz_540.jpg

Minggu, 6 Desember 2015 kemarin saya dan teman-teman akhirnya berhasil “menculik” Bang Faldo dan Bang Iqbal dari acaranya masing-masing untuk sekedar belajar dan sharing. Ide ini dimulai sekitar seminggu yang lalu saat kami mengetahui Bang Faldo Maldini akan berkunjung ke Universitas Airlangga dalam rangka mengisi bedah bukunya. Sontak, saya langsung mengontak via line dan waktu itu Bang Faldo balas singkat, “Sorry bro, ntar gue cek lagi, lagi hectic pulangkampuang.com nih”. Akhirnya saya pun menunggu kepastian, sembari mengkomunikasikan dengan teman-teman di asarama. Singkat cerita akhirnya Bang Faldo mengirimkan itinerary-nya yang bertuliskan kedatangannya dan kepulangannya. Beliau datang dari jakarta jam 9 pagi dan kembali masih jam 8 malam. Hmm oke, kita punya waktu antara siang atau sore selepas Bang Faldo mengisi acara.

Singkat cerita karena kami semua, para heroboyo squad masih pada “tepar” gara-gara ngurusin acara LT yang alhamdulillah dihadiri 1800-an peserta, akhirnya di hari H malah kelabakan. Waduh, ga nyiapin apa-apa nih buat kedatangan Bang Faldo. Di tambah kondisi banyak anak yang masih sibuk di kampus masing-masing, akhirnya sharing mungkin hanya diikuti sekitar belasan anak. Tapi kita yang bisa pada berpikir oportunis, ya sudah kita culik aja. Apalagi waktu itu bang Faldo juga bilang, “Ya udah entar lo culik aja gue, tapi culiknya izin panitia dulu ya, hehehe..”

Untungnya salah satu dari kami, si Oji ikut seminarnya di UNAIR. Langsung deh habis seminar, nyamperin Bang Faldo, eh ternyata siangnya dia diajak makan di Soto Cak Har. Kami pun kelabakan nyari mobil buat jembut Bang Faldo karena situasi dan kondisi lagi hujan. Untungnya mobil ageng bisa, dan akhirnya kami menjemput Bang Faldo di Soto Cak Har. Sekitar ba’da ashar, sharing pun dimulai.

Sharing sore itu kami lebih membahas tentang kondisi alumni ppsdms, dan bagaimana nantinya kami menjadi seorang alumni. Ya, barangkali kurang lebih 5 bulan lagi, kami akan menyeleseikan proses pembinaan di PPSDMS ini. Menjadi seorang alumni Rumah Kepemimpinan PPSDMS tentu menjadi beban moral tersendiri bagi setiap pribadinya.

Sore itu Bang Faldo menceritakan sedikit kilas balik saat ia digembleng di asrama Rumah Kepemimpinan. Memang tidak mudah. Di tengah tugas bulanan, kegiatan yang padat, serta tuntutan yang tinggi, juga harus menyeimbangkan pula dengan kehidupan perkuliahan. Namun hal itulah yang digaris bawahi oleh Bang Faldo, bahwasanya sejak awal masuk, Rumah Kepemimpinan PPSDMS telah menanamkan jiwa petarung kepada para pesertanya. “Saya barangkali seandainya dulu tidak masuk PPSDMS mungkin tidak bisa seperti sekarang, sebab jiwa inilah yang paling menancap kuat dalam diri saya,”ujar Bang Faldo.

Begitulah yang dialami Faldo di dunia aktivisnya. Bang Faldo juga menceritakan bahwa saat ini, ia sedang mewujudkan mimpinya menjadi DPR/Walikota Padang di tahun 2019 nanti. Ia bercerita sesungguhnya S-2 nya di Imperial College London tentang studi Physics bidang Fotonik belum selesai. “Kebetulan saya ambil Research Program, sehingga ya nggak ada kuliah, sehari-hari saya cuman pagi berangkat ke lab, trus meneliti, pulang malam, tidur, capek, dst”. Saya merasa flat selama setahun ini. Untungnya entah mengapa saya dipercaya menjadi ketua PPI UK, bagi saya menjadi ketua PPI UK itu hiburan tersendiri. Saya akhirnya pulang ke Indonesia, dan saya sampaikan ke supervisor saya, bahwa saya sedang jenuh, dan butuh break selama beberapa waktu. Jadi status saya sekarang sebenarnya masih mahasiswa Imperial College London lhoo, hehe…”.

Kembali ke Indonesia, Bang Faldo menginisiasi pulangkampuang.com. Tujuannya simpel, ingin mengajak orang-orang padang untuk kembali ke tanah halamannya untuk membangun tanah kelahirannya. “Saya jujur, paling nggak suka sama aktivis yang banyak omong aja, tapi nggak ada aksi. Makannya saya ambil langkah konkrit. Saya membuat gerakan ini selain untuk mengajak bersama membangun kampung halaman, tentunya ini sebagai kontribusi saya kepada tanah kelahiran saya. Insya Allah mohon doanya, setelah ini saya akan mengambil S-2 di bidang politik di Universitas Indonesia. Saya ingin masuk sistem. Tahun 2019 target saya maju entah sebagai Walikota atau DPR Kota Padang,”ujarnya dengan berapi-api.

Pembelajaran lain yang saya dapatkan dari Bang Faldo adalah masalah pattern atau pola. Menurutnya, dia bisa lolos ke Inggris juga bukan karena dia pintar-pintar amat. “IPK saya lho mepet-mepet 3, di kelas juga teman-teman heran lihat saya yang IPK nggak sampai 3.5 tapi bisa keterima di perguruan sekelas Imperial College, London. Tapi sekali lagi saya melakukan hal ini juga butuh persiapan panjang. Essay nggak saya tulis dalam semalam saja, saya berusaha membaca pola, dan pada akhirnya saya berhasil menemukannya,”ujarnya.

Demikian pula dalam kepemimpinan. “Saya bukan maksud sok tahu ya, tapi saya yakin mungkin pola-pola kepemimpinan yang ada sekarng ini mungkin merupakan perulangan dari masa lalu. Sekarang apakah kita akan mengulanginya, ataukah kita mampu membacanya dan mengubahnya. Trus juga terkait jalan panjang kalian yang sudah kalian tuliskan di lifeplan, mungkin nggak mulus-mulus amat. Bisa saja jalan itu berliku, yang terpenting kalian punya visi yang kuat untuk mewujudkannya,”ujar Faldo dengan gaya bahasa khas-nya.

Diskusi sore itu cukup mengasyikkan di tengah hujan deras yang mendera, sesekali disertai canda tawa mengenai kehidupan berasrama di PPSDMS. Darinya saya belajar, bahwasanya entah nanti ketika lulus ke manakah jalan ini akan melangkah, biarlah Allah yang menentukan. Yang penting kita berusaha. Bisa saja kita telah merencanakan dengan baik, namun yang perlu diingat untuk mencapai tujuan besar tidak hanya dengan satu jalan. Bisa saja mulus, bisa saja berliku. Tinggal bagaimana sekali lagi Bang Faldo menekankan bahwa “jiwa petarung” itulah yang harus kita kuatkan dalam menghadapi tantangan.

Categories: Rumah Kepemimpinan | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: