Penting Mana

Bunda : Kita tuh nulis bukan untuk keliatan baik. Bukan supaya orang lain suka dengan kita. Bukan pula agar dibilang shalihah, Sayang.
Haura : Trus, Bun?
Bunda : Kita tuh nulis supaya Allah suka. Supaya Allah ridho dengan diri kita..
Haura : Tapi ntar kalo orang ga suka sama tulisan ku gimana, Bun? Kan sedih..
Bunda : Lebih penting mana, manusia suka atau Allah suka?
Haura : Allah suka..
Bunda : Kalau Allah suka, Allah akan ridho dengan diri kita, in syaa Allah. Ketika Allah sudah ridho dengan diri kita, dunia akan ngikut. Manusia akan ikut.
Haura : Iya yah, Bun. Trus yang gak suka sama tulisanku tadi gimana Bun? Padahal kan isinya nasihat kebaikan kok..
Bunda : Kalaupun masih ada manusia yang tidak menyukai kita karena kita menyebarkan kebaikan, apa ruginya? Apakah itu jadi membuat Allah tiba tiba tidak menyukai kita?
Haura : ….
Bunda : Akan selalu ada yang tidak menyukai kita sayang.. Akan selalu ada..

Categories: Renungan | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: