Latgab Timur 2015 : Kebersamaan untuk Berkontribusi

tumblr_inline_p008hlj19X1qe5sxz_540

Hmm, sudah lama rasanya tidak update blog ini. Ya, selama tiga bulan terakhir ini di samping kegiatan akademik dan organisasi yang padat, saya tengah menyeleseikan kepenulisan kedua buku saya, dan keduanya tengah proses. Yang satu di penerbit mayor, satunya lagi sedang menjalani proses editing menuju self publishing *mohon doanya saja*. Ya, pagi ini di tengah mengerjakan tugas, rasanya sudah tak tahan lagi untuk sekedar berbagi.

Latihan Gabungan Timur Rumah Kepemimpinan 2015. Sejujurnya tiada kata lain selain rasa syukur kepada Allah saya dapat bergabung di event ini. Ketika pertemuan yang dirindukan dengan rekan-rekan Rumah Kepemimpinan UGM dan UNHAS, ditambah beberapa rekan dari barat (UI, ITB, UNPAD, dan IPB) yang turut bergabung dalam Latihan Gabungan kali ini, semakin menyemarakkan suasana LATGAB.

tumblr_inline_p008hxl0Xy1qe5sxz_540

Suasana di Kelurahan Putat Jaya, Persiapan Menuju Kontribusi

Momentum latgab bagi saya ibarat refreshing di tengah sibuknya aktivitas perkuliahan dan organisasi, sekaligus me-recharge idealisme yang telah kami gaung-gaungkan. Tema besar latgab kali ini adalah Kontribusi yang dikemas di hari kedua melalui National Youth Week Contribution 2015.

Mengawali hari pertama dengan pembukaan, sekedar berkenalan dan internalisasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi Kajian Islam Kontemporer oleh gurunda Ustadz Musholli di pagi harinya ba’da shubuh, hingga jam setengah sembilan. Pada hakikatnya apa yang disampaikan beliau tidak terlalu berbeda dari waktu ke waktu. Penekanan ROMO (Rendah Hati, Objektif, Moderat, Open Mind), dibumbui dengan berbagai isu-isu perpolitikan di Indonesia serta disertai dengan kisah kepahlawanan Erdogan di era pemerintahan Turki saat ini. Begitulah gurunda kami yang satu ini. Di usianya yang sudah menginjak 70-an tahun, beliau tetap bersemangat membakar idealisme kami di pagi hari.

Saya sendiri tak mau menyia-nyiakan latgab kedua yang sekaligus mungkin akan menjadi latgab terakhir ini. Menjadi tuan rumah penyelenggaraan latgab kali ini, otomatis membuat saya dan teman-teman harus melayani tamu dengan sebaik-baiknya. Hal itu membuat saya akhirnya baru tidur sekitar pukul 2 malam, sebab harus menjemput peserta satu persatu yang kedatangannya bergelombang baik di Bandara Juanda, maupun di Stasiun Gubeng. Dan pukul 03.30 pun kami harus bangun untuk segera bersiap Shalat Shubuh. Solusinya ? Kopi semalam yang saya beli bersama Ageng dan Mas Hakim menjadi obat bagi kantuk saya. Untungnya mujarab, padahal biasanya kopi tidak mempan kepada saya.

Usai KIK dilanjutkan dengan National Youth Week Contribution 2015, yang kali ini mendatangkan 3 pembicara lokal dengan kontribusi luar biasa. Dimulai dari Bu Kusniyati selaku penggagas Bank Sampah Mangroove di Surabaya, Mas Suparto dengan gelarnya Sarjana Kembali ke Desa, serta yang paling fenomenal dan sempat menjadi buah bibir di Surabaya adalah Mbah Dul, sosok kakek tua tukang becak penambal jalan. Dari mereka saya belajar mengenai kontribusi dan aksi nyata. Tidak butuh banyak bicara, namun langsung melakukan aksi nyata. Bu Suparti dan Mbah Dul yang notabene hanya lulusan SD mampu berbuat banyak dan bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya, lalu bagaimana dengan kita? Pertanyaan itulah yang semakin memantapkan kami untuk mewakafkan diri dalam rangka berkontribusi untuk Indonesia ini.

tumblr_inline_p008iku7AD1qe5sxz_540

Kemudian siangnya, kami mendapat re-charge yang tak kalah menarik. Sesi siang adalah Sharing Session dengan para alumni. Ada empat orang super yang datang, yaitu Bang Ahad selaku Manajer Human Resource Rumah Kepemimpinan, yang merupakan alumni Regional I angkatan I, Bang Purba Purnama dari sektor akademisi, Doktor lulusan Univeristas Korea dengan masa studi tercepat selama 4,5 tahun (S2-S3), serta pemilik beberapa hak paten, sekaligus Ketua Ikatan Alumni PPSDMS, Cak Wahyu, alumni RK Surabaya angkatan II, yang menjadi entrepreneur dengan bisnis properti (16 perumahan di Jawa Timur), serta Cak Dalu Kirom yang terkenal dengan Social Project di Dolly, Surabaya dengan Gerakan Melukis Harapannya.

Keempatnya memberikan inspirasi dalam rangka menjadi seorang alumni. Dan itu semua sudah cukup menjadi geleng-geleng, tentang bagaimana kelak ketika kami berkontribusi. Ada satu hal yang paling saya ingat adalah kala sesi diskusi kemarin, salah seorang peserta menanyakan tentang makna moderat, yaitu nilai yang dijunjung tinggi di PPSDMS. Dan jawaban Cak Dalu lah yang paling masuk menurut saya.

“Moderat itu bukan berarti ketika ada keputusan A atau B kamu membenarkan semuanya, dan menganggapnya bukan jalan tengah. Moderat itu adalah ketika kamu memiliki prinsip dalam diri. Sebagai contoh adalah dari GMH yang saya buat. Dalam pelaksanaanya tentu nilai-nilai yang saya bawa adalah nilai keislaman, namun saya tetap menerima para volunteer saya mulai dari yang berjilbab panjang sampai yang non muslim juga ada semua. Ketika bergaul di masyarakat, kamu memiliki prinsip yang kuat untuk mempertahankan nilai keislaman tanpa harus terang-terangan menunjukkannya. Namun dalam hatimu kamu memiliki idealisme yang kuat untuk menyeret orang-orang di sekitarmu ke dalam nilai keislaman yang kamu lakukan tanpa membuatnya sadar telah “terperangkap” ke dalam nilai-nilai keislaman itu sendiri, dan dia ternyata jauh merasa lebih nyaman”.

Sorenya kami melaksanakan outbound sebagai sarana membangun kekeluargaan dan internalisasi. Dan seperti biasa kami para ikhwan selalu ricuh dan rusuh, haha. Malamnya adalah Leaders and Leadership yang di isi oleh Bang Ahad. Satu hal yang selalu beliau gaung-gaungkan, dan itu benar-benar membekas dalam diri kami.

Jadi peserta PPSDMS itu nggak enak. Tapi lebih nggak enak lagi kalau nggak jadi peserta PPSDMS.

Itulah yang barangkali kami rasakan. Mulai pagi harus bangun qiyamu lail, pasca subuh yang biasanya tidur harus melaksanakan al ma’tsurot, menerima berbagai materi, ditarget untuk berprestasi, ditambah tugas bulanan yang akhir bulan biasanya menghantui. Namun dibalik itu semua ada nikmat yang kami rasakan, ialah kebersamaan dalam mewujudkan visi Indonesia Bermartabat ke depan. Dan malam itu, beliau melakukan simulasi terkait kepemimpinan ke kami, yang bertajuk “Dinamika Perubahan”. Satu kata : AMAZING.

Malamnya, kembali sesi santai yang dikemas dalam acara By You For You, dengan permainan dan games. Dilanjutkan dengan koordinasi untuk persiapan kontribusi kami dalam sehari di gang Dolly esok paginya. Kebetulan saya sendiri kebagian di sektor pers, dan dituntut untuk menduniakan dan membrandingkan acara latgab kali ini. Sektor yang lain adalah Lingkungan yang nantinya akan mengajarkan teknik hidroponik kepada warga, entrepreneur yang akan membantu warga menjual krupuk samijali, serta pendidikan yang mengajar anak-anak di Dolly.

tumblr_inline_p008j27oRy1qe5sxz_540

Squad Pers Latihan Gabungan Timur 2015

Hingga ketiga sektor kontribusi tersebut selesai sekitar pukul 12 siang dan dilanjutkan dengan penutupan di Wisma Barbara. Selanjutnya kami makan siang, dan penutupan di balai kelurahan Putat Jaya.

Selesailah latgab ini. Ada rasa kantuk yang telah terkumpul di kantung mata. Ada rasa lelah yang telah bertumpuk-tumpuk. Ada berjuta peluh keringat yang jatuh. Namun semua tentu tak sebanding. Dengan berjuta kenangan yang didapatkan. Dengan kebersamaan yang dikuatkan. Dengan ghirah atau semangat yang terus dibakar. Dengan tawa yang melegakan. Serta dengan tujuan mewaqafkan jiwa untuk Indonesia. Mengutip pernyataan Bang Kurniawan Gunadi, bahwa “Tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan”. Sampai bertemu kelak di puncak kontribusi untuk Indonesia kawan

Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah Pencipta alam Semesta – Idealisme Kami

Categories: Rumah Kepemimpinan | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: