Rindu (2)

Pukul Dua

Pandangan ini tiba-tiba terjaga. Seakan ada isyarat Tuhan yang bersuara. Remang-remang kuraba-raba sekitarku. Lentera menyala dan tampaklah dirimu dalam anganku. Dirimu yang begitu kutunggu. Ah, andai saja bukan dirimu mungkin terpejam mataku kembali. Namun lagi-lagi misteri illahi tak dapat diramal, terjaga, dan kau ada di sana.

Pukul Tiga.

Ah aku pun masih terjaga. Hamparan sajadah…

View On WordPress

Categories: Tulisan | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: